Wednesday, October 22, 2008

Idealkah berat badan kita?

Wah, kamu obes tuh...
Kurus banget sih? Kurang gizi yak?

Mungkin begitulah kata-kata yang sering kita dengar apabila menemukan seseorang dengan bentuk badan yang terlalu gemuk atau terlalu kurus.Tubuh kita memang terbentuk dengan ukuran dan bentuk yang berbeda-beda tergantung pada jumlah dan komponen pembentuk tubuh yang mana yang lebih dominan. Orang dengan komposisi lemak lebih banyak akan cenderung menampilkan bentuk tubuh yang lebih gemuk.
Akan tetapi seberapa objektifkah menilai berat badan seseorang hanya dengan melihat secara visual?

Body Mass Index (BMI) merupakan suatu metode sederhana dengan mambandingkan berat dan tingga badan untuk menentukan apakah seseorang tergolong ke dalam underweight, ideal, overweight, ataukah obesitas pada orang dewasa. Metode ini ditemukan oleh seorang polymath berkebangsaan Belgia,
Adolphe Quetelet. Dengan metode sederhana ini, sangat mudah untuk menentukan apakah seseorang mengalami obesitas atau tidak.
Cara penghitungannya dilakukan dengan rumus berikut.



Berdasarkan klasifikasi yang dibuat oleh WHO, ada empat kategori berat badan seseorang apabila melihat nilai BMInya, yaitu underweight (BMI <18,5),>30). Sebagai contoh, seseorang dengan berat badan 70 kg dan tinggi 1,75 m akan memiliki BMI 22,9. Berdasarkan grafik di bawah, orang tersebut tergolong memiliki berat ideal.

Nilai BMI tidak tergantung pada jenis kelamin dan usia. Walaupun demikian, nilai BMI juga tidak dapat menunjukkan komposisi tubuh dari 2 orang yang berbeda. Seorang atlet yang atletis dengan massa otot yang besar dan jumlah lemak yang rendah, mungkin saja memiliki BMI yang sama dengan seseorang berbadan gemuk yang memiliki lemak lebih banyak, seperti diilustrasikan pada gambar di bawah.

Yang jelas, BMI di atas 30 atau obesitas akan berasosiasi dengan bermacam-macam penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes mellitus tipe 2, kanker tipe tertentu dan juga osteoarthritis. Sebagai akibatnya, obesitas dapat menurunkan tingkat harapan hidup. Di Amerika, perusahaan-perusahaan asuransi saat ini sudah mulai menggunakan BMI dalam menentukan program asuransi yang akan diberikan kepada kliennya. So, sebelum terlambat, mulailah memperhatikan dan memaintain berat tubuh kita pada posisi yang ideal.

5 comments:

Anonymous said...

hmmm, menarik tulisannya. Lalu apa yang harus dilakukan jika kita ingin mengurangi BMI kita sebesar 5 poin? jika kita termasuk dalam kategori overweight? berapa sih BMI ideal yang boleh diturunkan setiap minggu atau bulannya? katanya kalau terlalu drastis bisa berbahaya juga bagi kesehatan...

redifk said...

Hi pak/bu...
Pola makan dengan menu seimbang bisa dilakukan untuk mengurangi kelebihan berat badan. Banyak program diet yang ditawarkan untuk mengurangi berat badan tapi tanpa memengaruhi kebutuhan kita akan energi.
Kalau ingin menurunkan BMI sebesar 5 point, anggap tinggi badan 1,7 m BMI 30, berarti berat badan yang harus diturunkan sebesar 15 kg. Ini bisa diturunkan selama 7-15 minggu (saran dari dokter penurunan berat badan 1-2 kg/minggu).
Penurunan yang drastis tidak disarankan karena akan mengganggu sistem metabolisme dan aktivitas tubuh

Anonymous said...

wah ahli gizi..

Anonymous said...

masya sich tiing...
tapi lumayan lah bagus jg
emang info ini ya yg bikin lu ga' "kuyus" lagi

Anonymous said...

lu kemana sih red,,,