Beberapa bulan yang lalu, kalau sering nonton TV, kita dikejutkan dengan berita bahwa di daerah Cirebon ada pasar yang dengan sengaja dan terang-terangan memperjualbelikan produk pangan kadaluwarsa, seperti mie instan, susu kental manis, dan juga roti. Faktor kesulitan ekonomi menjadi penyebab mereka melakukan hal tersebut. Hal ini dimanfaatkan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab yang dengan sengaja mengumpulkan produk-produk kadaluwarsa dan menyuplainya ke pasar tersebut.
Memasuki bulan suci Ramadhan ini, razia yang dilakukan oleh dinas kesehatan di berbagai daerah di sejumlah pasar tradisional dan juga suprmarket menemukan beberapa produk kadaluwarsa yang masih dijual. Ada yang masih terpajang di rak, dan ada juga yang dijual dalam bentuk parsel.
Apakah sebenarnya produk pangan kadaluwarsa ini masih dapat dikonsumsi?
Industri makanan dalam menentukan tanggal kadaluwarsa (expire date) mempertimbangkan faktor-faktor berikut:1. Keamanan pangan. Produk pangan dikatakan kadaluwarsa apabila dikonsumsi bisa menyebabkan sakit pada konsumen. Yang tergolong produk pangan kategori ini adalah produk-produk yang berasal dari daging, telur, susu, dan produk-produk turunannya. Produk-produk ini sangat rentan terkontaminasi oleh bakteri, yang bisa menghasilkan toksin tertentu di dalam produk pangan. Konsumsi produk kadaluwarsa dari kategori ini sangat tidak diperbolehkan karena sangat membahayakan konsumen
2. Nutrisi. Dalam proses pembuatannya beberapa produk pangan ditambahkan dengan nutrisi tertentu, seperti vitamin, mineral, dan protein. Nutrisi-nutrisi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi tubuh apabila dikonsumsi. Apabila produk sudah kadaluwarsa, artinya jumlah nutrisi-nutrisi tersebut sudah jauh berkurang dari pada saat produk dibuat, artinya nutrisi tersebut tidak akan memberikan manfaat apa-apa apabila dikonsumsi.
3. Kualitas. Produk dikatakan kadaluwarsa apabila telah terjadi perubahan fisik produk pangan. Contoh dari produk-produk ini adalah produk yang berbahan dasar gula, seperti permen. Seiring masa penyimpanan, produk-produk permen akan mengalami perubahan bentuk fisik seperti misalnya meleleh. Hal ini bisa mempengaruhi persepsi konsumen yang akan menganggap produk sudah tidak berkualitas. Secara kesehatan, produk-produk seperti ini masih aman untuk dikonsumsi. Kandungan gula yang tinggi menyebabkan bakteri tidak dapat tumbuh dalam produk.
Kadangkala, ketiga kombinasi di atas bisa ditemukan dalam produk pangan kadaluwarsa.
Walaupun beberapa produk pangan masih aman dikonsumsi, sangat disarankan untuk mengonsumsi produk yang masih dalam masa kadaluwarsa. Hati-hati apabila membeli produk pangan dan selalu periksa tanggal kadaluwarsa produk (expire date) yang selalu tertera di kemasan produk.
1 comment:
Masih mending.. beberapa hari yang lalu bahkan ada yang jualan daging limbah pasar... hoekkk..
Post a Comment